Puluhan Pelanggang PDAM Karangasem Dapatkan Gratis Tagihan Air Untuk 3 Bulan

Puluhan Pelanggan PDAM Karangasem Dapatkan Gratis Tagihan Air Untuk 3 Bulan

Adanya kebijakan untuk memberikan subsidi atau mengratiskan air bersih di tengah wabah virus corona oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri langsung ditindaklanjuti. PDAM Karangasem, Perumda Tirta Tohlangkir langsung melakukan pengkajian mengenai kebijakan tersebut.

Gusti Made Singsari mengatakan bahwa Perumda Tirta Tohlangkir yang dipimpinya mendukung kebijakan pemda untuk memberikan secara gratis atau paling tidak memberikan subsidi untuk air bersihi bagi warga. Untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut, pihaknya telah melakukan kajian mengenai pelanggang mana yang harus digratiskan.

Puluhan Pelanggang PDAM Karangasem Dapatkan Gratis Tagihan Air Untuk 3 Bulan

“Seluruhnya kita gratiskan, kecuali konsumen dari pemerintah yang bergerak pada sektor niaga besar, mereka tetap harus bayar akan tetapi tidak tertutup jika mereka akan mendapatkan subsidi secara terbatas,” jelasnya.

Untuk penggratisan tagihan ini, syaratnya adalah pelanggang menghabiskan air antara 0-10 meter kubik setiap bulannya. “Berdasarkan kajian, dengan jumlah anggota keluarga sekitar 5 orang, tidak sampai menggunakan air diatas 10 meter kubik. Kalau pemakaian diatas 10 meter kubik mereka tetap harus membayarnya,” jelasnya.

Singarsi juga mengajak kepada para pelanggang untuk dapat melakukan penghematan dan tidak menggunakan air PDAM diatas 10 meter kubik per bulannya. “Kalau pelanggan rumah tangga mungkin ada yang menggunakan diatas 10 meter kubik dengan kondisi mereka memiliki usaha seperti ternak babi,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah pelanggan Perumda Tirta Tohlangkir telah mencapai 38.155. Dari jumlah ini, yang akan digratiskan penggunaan airnya adalah sebanyak 37.589.

Sisanya yang berjumlah 556 tidak akan mendapatkan pembebasan dengan alasan merupakan kelompok pelanggan dari pemerintah, niaga besar dan khusus.

“Unutk menutupi biaya pembebasa pembayaran, kami akan menggunakan dana kas dari perusahaan. Setiap bulannya nilainya akan mencapai Rp 600 juta sehingga untuk tiga bulan kami telah menyiapkan dana sekitar Rp 1,8 miliar,” kata Singarsi.